Senin, 04 Agustus 2014

Yang Terbaik Menurut Allah

Banyak orang menyangka apa yang terjadi itu pasti yang terbaik menurut Allah. Padahal yang terbaik menurut Allah bisa saja tidak terjadi karena sikap dan ulah kita.

Seperti seorang ayah berpikir bahwa anaknya akan bagus kalau dibelikan motor untuk transportasi kuliahnya. Tapi sikap dan ulah si anak menunjukkan tidak cukup pantas untuk naik motor. Sehingga akhirnya oleh si ayah diberi sepeda saja.

Darimana kita tahu yang baik motor atau sepeda, tentu jika kita mampu berkomunikasi dengan si ayah dan memahami gagasan si ayah. Jika tidak mampu berkomunikasi dengan si ayah, maka kita tidak akan pernah tahu yang terbaik menurutnya.

Sesungguhnya Allah tidak merubah apa-apa (keadaan) sesuatu kaum sehingga mereka merubah apa-apa (keadaan) jiwa/diri mereka sendiri. (QS 13:11)

Peran shalat istikharah adalah untuk mengetahui mana yang terbaik menurut Allah, dan peran doa/shalat hajat adalah untuk meminta agar dimudahkan mendapatkan yang terbaik menurut Allah.

Orang2 yang dirahmati Allah hatinya, dapat berkomunikasi dengan Allah Swt dengan jernih.

Dari Tsauban, ia berkata, Rasulullah SAW telah bersabda: Tidak ada yang dapat memanjangkan umur kecuali perbuatan baik, dan tidak ada yang dapat menolak atau mengubah takdir kecuali doa. Dan bahwasannya seseorang benar-benar terhalang dari rezeki karena ia melakukan sesuatu dosa." (Riwayat Ibnu Majah, kitab Sunan Ibnu Majah, Juz I, halaman 47)

--
(IS)